Berhenti Sejenak

Berhenti Sejenak

Belum satu minggu sejak saya kembali ke London dari libur lebaran kemarin, tapi rasanya sudah lamaaa sekali. Mode mengejar banyak hal pasca liburan dipasang. Waktu rasanya jalan kayak siput. Selama apa pun saya mencoba fokus di depan laptop, saya merasa terus-terusan sedang butuh mencari fokus lain. Di sinilah saya merasa waktu memang sebegitu relatifnya. Sama seperti Depok di  masa kuliah yang selalu menghadirkan atmosfer kerja, sekarang London yang jadi begitu. Dan yap, London sangat mendukung menambah atmosfer itu.

Sejak langkah pertama keluar rumah, kamu harus siap dengan langkah orang-orang yang bergerak serba cepat. Ditambah lagi, jumlahnya banyak. Kemudian, kereta underground yang bergerak cepat menghasilkan suara super bising. Kereta yang padat ditemani suhu kota London di musim panas menambah penat.

Dan, pagi ini jadwal saya bimbingan dengan supervisor tugas akhir saya.

Continue reading “Berhenti Sejenak”

Jeruk Asam atau Kurang Manis?

Tadi siang, adik saya yang paling kecil minta dibuatkan air perasan jeruk. Setelah selesai dibuat, di tegukan pertama dia langsung mengeluh “asem“, kemudian enggan meminumnya lagi. Sayang kalau jadinya mubazir, saya yang sudah nyobain si Jeruk sebelum akhirnya jadi air perasan mencoba berdialog:

Suci: “bukan asem, cuma kurang manis, ya ‘kan? Mau ditambah gula pasir sedikit nggak?”.
Ridho: “asem loh.”
Suci: “nggak, cuma kurang manis.. coba diminum seteguk lagi.”
Ridho: (minum seteguk) “hmm.. nggak manis loh.”
Suci: (melempar senyum)
Ridho: (minum sampai habis) “sudah kuhabisin”
Suci: “mantappp!” (lempar jempol)

***

Jauh sebelum hari ini, saya pernah membuat Sushi yang saya pikir gagal sekali. Saya sedang eksperimen memasak Sushi dengan beras Jepang. Ternyata, si beras jepang ini cara masaknya juga beda dengan beras yang biasa kita makan di Indonesia. Hasilnya gagal karena jadi kekerasan. Nasi Sushi yang keras membuat gulungannya nggak cantik, tambahlah saya nggak PD sama penampakan dan rasanya. Saya pun memutuskan untuk batal menyajikan si sushi. “nanti w makan sendiri aja dicicil ampe besok pagi.”, ujar saya dalam hati.

Sampai…

Continue reading “Jeruk Asam atau Kurang Manis?”

20. Terakhir

Terlepas dari segala ekspektasi dan impresi terhadap apapun yang ditulis di sini dalam 20 hari ini, semoga kita tidak berhenti jadi pembelajar. Maaf atas segala kekurangan..

Selamat menikmati sepuluh malam terakhir Ramadhan..

London, 20 Ramadhan

Suci Fadhilah

11.

“Dan bersabarlah (Muhammad) menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami. Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika engkau bangun. Dan pada sebagian malam bertasbihlah kepada-Nya dan (juga) pada waktu terbenamnya bintang-bintang (pada waktu fajar)” (Q.S. At-Tuur: 48-49)

10. Taat Kepada Orang Tua

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ahh” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh rasa sayang dan ucapkanlah, “Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku di waktu aku masih kecil””.
(QS. Al-Isra’: 23-24).

Berbuat baik pada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya.

Dengan sebaik-baiknya…

Continue reading “10. Taat Kepada Orang Tua”