Jeruk Asam atau Kurang Manis?

Tadi siang, adik saya yang paling kecil minta dibuatkan air perasan jeruk. Setelah selesai dibuat, di tegukan pertama dia langsung mengeluh “asem“, kemudian enggan meminumnya lagi. Sayang kalau jadinya mubazir, saya yang sudah nyobain si Jeruk sebelum akhirnya jadi air perasan mencoba berdialog:

Suci: “bukan asem, cuma kurang manis, ya ‘kan? Mau ditambah gula pasir sedikit nggak?”.
Ridho: “asem loh.”
Suci: “nggak, cuma kurang manis.. coba diminum seteguk lagi.”
Ridho: (minum seteguk) “hmm.. nggak manis loh.”
Suci: (melempar senyum)
Ridho: (minum sampai habis) “sudah kuhabisin”
Suci: “mantappp!” (lempar jempol)

***

Jauh sebelum hari ini, saya pernah membuat Sushi yang saya pikir gagal sekali. Saya sedang eksperimen memasak Sushi dengan beras Jepang. Ternyata, si beras jepang ini cara masaknya juga beda dengan beras yang biasa kita makan di Indonesia. Hasilnya gagal karena jadi kekerasan. Nasi Sushi yang keras membuat gulungannya nggak cantik, tambahlah saya nggak PD sama penampakan dan rasanya. Saya pun memutuskan untuk batal menyajikan si sushi. “nanti w makan sendiri aja dicicil ampe besok pagi.”, ujar saya dalam hati.

Sampai…

Continue reading “Jeruk Asam atau Kurang Manis?”

20. Terakhir

Terlepas dari segala ekspektasi dan impresi terhadap apapun yang ditulis di sini dalam 20 hari ini, semoga kita tidak berhenti jadi pembelajar. Maaf atas segala kekurangan..

Selamat menikmati sepuluh malam terakhir Ramadhan..

London, 20 Ramadhan

Suci Fadhilah

11.

“Dan bersabarlah (Muhammad) menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami. Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika engkau bangun. Dan pada sebagian malam bertasbihlah kepada-Nya dan (juga) pada waktu terbenamnya bintang-bintang (pada waktu fajar)” (Q.S. At-Tuur: 48-49)

10. Taat Kepada Orang Tua

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ahh” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh rasa sayang dan ucapkanlah, “Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku di waktu aku masih kecil””.
(QS. Al-Isra’: 23-24).

Berbuat baik pada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya.

Dengan sebaik-baiknya…

Continue reading “10. Taat Kepada Orang Tua”

7. Selamat Pagi, Cahaya :)

7. Selamat Pagi, Cahaya :)

“Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam taung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaanbagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” 
(Q.S. An-Nuur: 35)

Semoga senantiasa semangat dan bercahaya dalam ranah perjuangannya nun jauh di sana. Semoga Allah berikan ganti yang terbaik sesuai dengan apa yang telah diusahakan.

Continue reading “7. Selamat Pagi, Cahaya :)”