Beberapa waktu yang lalu, dunia maya heboh karena kasus dugaan plagiarisme seorang siswi SMA yang sebelumnya dikagumi tulisan-tulisan pemikirannya. Tiba-tiba, orang-orang yang tidak sepemikiran dengan siswi tersebut ramai-ramai keluar mencela, mengeluarkan taringnya, dan menyudut-nyudutkan ia. Sampai-sampai, banyak akun palsu yang mengaku siswi tersebut.

Kata-kata tidak mengenakkan bertebaran di komen status akun siswi tersebut. Olok-olok, cacian, tudingan, ramaai sekali. Sedih. Ironinya, kebanyakan adalah orang dewasa, orang yang jauh lebih dewasa dari si siswi. Yang harusnya paham bahwa yang mereka lakukan justru tidak dewasa! Bukankah harusnya kesalahan ini butuh bimbingan bukan celaan? She’s still a young girl. A student, where a mistake is a common thing to do. Even we as adults, we are still learning many things, right? 

Celaan bukan solusi. Sadarkah bahwa justru cyber bullying bisa memberikan tekanan luar biasa pada jiwanya?

IMG_20170531_035506

Sampaikanlah dengan cara yang baik. Correct someone in private, protect them in public. Berikan pelajaran, bukan celaan. Ingatlah, hanya beberapa kata ‘sederhana’ kita bahkan bisa saja sampai mengakhiri hidup seseorang..

Saya tidak selalu sepikiran dengan tulisan sang siswi. Tapi bukan berarti saya membenci dia, lantas mencelanya habis-habisan. Dewasalah.

A note to myself.

London, 9 Ramadhan

Suci Fadhilah

#onedayoneayat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s