3. Kata Siapa Mengerjakan yang Tidak Baik itu Mudah?

Katanya, perbuatan yang haram itu selalu mudah dan menyenangkan. Sementara yang halal dan baik itu begitu sulit dikerjakan. 

Pagi ini, saya mendengarkan pemaparan ustadz Nourman Ali Khan mengenai salah satu ayat favorit saya di Al-Qur’an: 

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ – 2:286
Allah does not charge a soul except [with that within] its capacity. (1) It will have [the consequence of] what [good] it has gained, and it will bear [the consequence of] what [evil] it has earned. (2) “Our Lord, do not impose blame upon us if we have forgotten or erred. Our Lord, and lay not upon us a burden like that which You laid upon those before us. Our Lord, and burden us not with that which we have no ability to bear. And pardon us; and forgive us; and have mercy upon us. You are our protector, so give us victory over the disbelieving people.”

(1) Allah tidak akan membebani (memberikan ujian) kepada seseorang di luar dari kapasitas dirinya. Berarti bahwa apa pun yang dijalani setiap orang itu super custom, nggak akan sama antara satu dengan yang lainnya. Karena apa yang dihadapi saya, berarti Allah percaya saya mampu menjalaninya, dan mungkin kamu tidak, begitu juga sebaliknya.

(2) Selanjutnya, dikatakan bahwa manusia akan mendapat pahala dari kebaikan yang dilakukannya, atau malah keburukan dari apa yang dilakukannya juga terhadap beban yang diberikan Allah kepadanya. Contoh, Allah uji dengan kemudahan mendapatkan makanan haram ketimbang yang halal. Allah memerintahkan manusia untuk memakan makanan yang halal karena Allah tahu semua orang bisa memenuhinya. Tinggal kemudian, apakah manusianya akan memilih makanan yang haram atau tetap berjuang mendapatkan yang halal?

Satu perspektif baru yang Nourman Ali sampaikan adalah soal kemudahan dan kesulitan melakukan sesuatu yang baik (halal) atau tidak baik (haram). Banyak orang yang berpikir bahwa yang haram akan selalu lebih mudah. Mencuri, makan yang haram, judi, menipu, korupsi, berbohong adalah contoh cara-cara instan yang tampak mudah, tapi haram. Padalah sebenarnya tidak. Kemudahan-kemudahan itu hanyalah sebentar, karena justru kemudahan itu nantinya akan menjadi gerbang menuju kesulitan yang berlipat ganda. Berbohong contohnya, mungkin menyelamatkan kita di awal, namun akan berlanjut ke kebohongan-kebohongan selanjutnya dan kemudian akhirnya kita menjadi seseorang yang tidak bisa dipercaya. Mencuri berujung penjara, narkoba berujung sakit parah, dsb. Jika mungkin tidak terlihat di dunia, niscaya ada balasannya nanti di neraka.

Bandingkan dengan hal-hal baik dan cara yang halal. Kita mungkin menemui banyaak kesulitan di awalnya. Mencari nafkah yang halal bisa membuat kita bekerja begituuu kerasnya. Menulis essay tanpa plagiarisme mungkin akan membuat kita begadang bermalam-malam membaca belasan paper. Perjuangan yang membutuhkan banyak kesabaran. Namun, sesungguhnya kesulitan-kesulitan itu justru hanya sementara (jika diiringi dengan niat yang tulus dan ikhas). Allah justru janjikan hadiah yang baik. Jika memang tidak di dunia, Allah janjikan surga di akhirat kelak (Yes, surga nggak gampang. berjuang dulu yang banyak. sudah merasa pantas gitu masuk surga?).

Maka, dari pemaparan ini saya jadi belajar bahwa…
Sabar, sabar lagi, dan sabar terus. Beban yang diberikan Allah saat ini adalah sesuai kapasitas diri ini. Jika berat, maka Allah percaya bahwa saya sanggup. Sabarlah sebentar lagi. Bersusah-susahlah sekarang, untuk kebaikan dan kebahagiaan yang kekal nantinya. Allahumma aamiiin.

Video selengkapnya:

London, 3 Ramadhan
Suci Fadhilah
#onedayoneayat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s