gambar fitur diambil dari: brilio.net

***

Ada satu kebiasaan baik yang saya dapatkan saat dulu sekolah di Insan Cendekia: saling memberikan salam. Setiap ketemu dengan siapaa saja, kami akan selalu berujar: “Assalamu’alaikum”dan jika disalami, kami wajib menjawab “Wa’alaikumsalam”. Di tangga, di lab, di perpus, di jalan, dengan guru, dengan senior, dengan junior, dengan pegawai kantin, dengan siaaapaaa sajaa. Kebiasaan baik ini dulu adalah hal yang biasa saja di lingkungan IC, diajarkan secara turun temurun tak putus sejak awal Pekan Ta’aruf Siswa (MOS-nya IC).

Keluar dari IC, kebiasaan baik yang lainnya juga diajarkan di lingkungan Fasilkom UI: 3S (Senyum, Salam, dan Sapa). Kali ini, bentuk salamnya lebih beragam. “Hai Goz!”, “Pagi, pak!”, dan sebagainya. Sama, kepada siapaa saja: dosen, senior, orang kantin, janitor, CS; dan di mana saja: di lift, di belalai, di kantin. Kebiasaan yang sebenarnya terasa sangat kental ketika para mahasiswa baru datang. 

Lulus dari Fasilkom UI, tidak ada proses pengenalan kebiasaan-kebiasaan baik lagi. Iya, justru ini adalah saatnya menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik yang ditanamkan di bangku sekolah dan kuliah. Sebagai seseorang yang tidak bekerja “kantoran”, manusia yang saya temui dan secara langsung berinteraksi setiap harinya mungkin bisa dihitung jari, hehe. Dan saat inilah, kebiasaan salam bersalaman ini tak lagi jadi hal yang biasa buat saya.

***

Katanya, pagi hari adalah waktu yang sangat krusial dalam kehidupan manusia. A good morning leads to a good day. Seringnya sejak sudah ‘bekerja’, pagi hari saya gunakan untuk memikirkan pekerjaan apa saja yang harus saya selesaikan hari itu. Alhasil, kadang jika ingat ada satu pekerjaan yang nggak selesai-selesai atau ingat harus kembali berhadapan dengan protes-protes mahasiswa, I cannot create any single morning smile on my face. heu. *ketahuan ‘kan anaknya masih labil manajemen emosinya* Kadang pagi hari jadi masih guling-guling lama di kasur. Terus, jadilah datang ke kampus buru-buru. Jalan buru-buru sampai semua orang di jalan dilewatin begitu saja. Sampai lab juga buru-buru buka komputer, buru-buru kerjain A, B, C, D. Nggak sabaran deh jadinya. Hmm..

Sampai suatu hari, saya menemukan kalimat ini di buku Happiness Project tulisan Gretchen Rubin yang menjadi salah satu dari twelve commandments dirinya agar bisa jadi lebih bahagia: “Act the way you want to feel“.  Ketika kamu berlaku malas, maka kamu akan menjadi dan merasa malas seharian. Ketika kamu mendapat kabar kurang enak, lalu sebelum akhirnya benar-benar merasa sedih, kamu sudah berlaku seperti duduk terdiam mematung sendirian, maka kamu akan beneran sedih dan berujung menangis. Ketika tidak seharusnya galau, kamu malah mengikutinya dengan nonton drama korea misalnya, terus duduk di pinggir jendela sambil melihat hujan yang tak kunjung berhenti, ya jadinya beneran galau deh.

Jadi, jika orang Belanda menjadikan toleransi dan orang Swiss menjadikan keteraturan hidup sebagai sumber kebahagiaan mereka, saya pun mulai mencoba untuk menciptakan cara saya sendiri untuk menjadi bahagia: kembali membiasakan salam kepada siapa pun. Sudah saya eksperimenkan beberapa minggu terakhir ini: ke penyapu jalan di kampus, ke pak satpam, ke tukang parkir, dan yang paling penting ke orang-orang yang menjadi my source of happiness. Hasilnya? I feel much much more better :) 

Tampaknya sederhana ya? Tapi beneran deh, hasilnya luar biasa!

detik tidak pernah melangkah mundur, tapi kertas putih itu selalu ada
waktu tidak pernah berjalan mundur, dan hari tidak pernah terulang
tetapi, pagi selalu menawarkan cerita yang baru
– Puisi Rangga & Cinta

In the name of Allah, The Most Merciful, The Most Gracious.

Jadi, Selamat Pagiii! Kepada siapa kamu mengirimkan salam hangatmu pagi ini?🙂

2 thoughts on “Salam dan Pagi Hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s