Hai! Kembali lagi cerita soal COZORA ya🙂
Masih ingat ‘kan kalau UIAC dan COZORA membuat sebuah kelas online berjudul “Menjadi Mahasiswa Berprestasi”? Kalau lupa, silakan baca ladi di sini ya🙂

Banyak eksperimen yang dilakukan dalam perjalanan adanya kelas online ini. Salah satunya adalah mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA). Di sesi Ask Me Anything ini, UIAC dan COZORA mengundang para Mapres untuk menjadi narasumber yang bisa ditanya-tanyain soal apapun gitu di forum diskusi Cozora. (menarik nggak? hehe)

Sejauh ini, sudah diadakan dua sesi AMA, sesi pertama diadakan pada Kamis, 12 November 2015 lalu dengan narasumber Putri Ardila Mounda (Mapres 3 FMIPA UI 2015). Sesi kedua diadakan pada Selasa, 17 November 2015 lalu dengan narasumber Evi Nurhidayati (Mapres 2 FKM UI 2015). Walau sudah ditutup, kalau teman-teman tertarik untuk ikut bertanya dan bergabung di diskusi kedua sesi AMA tersebut, masih bisa mengajukan pertanyaan kok. Silakan ke sini untuk sesi AMA Mounda, dan ke sini untuk sesi AMA Evi ya🙂 Semoga bisa bermanfaat dengan bisa baca-baca juga hasil diskusinya ya😀

Nah, sesi paling baru yang diadakan kemarin adalah sesi khusus yang dilakukan oleh tim COZORA yang isinya nggak cuma buat mapres nih, yaitu sesi “Membuat CV yang Outstanding” dengan narasumber Riza Herzego Nida Fathan (Zego), Mapres 2 Fasilkom UI 2015. Sesi khusus (yang dilakukan pada 22 November  2015 lalu) ini dilakukan dalam sebuah forum diskusi real time (menarik ‘kan?). Nah, supaya hasil diskusinya bisa tetap bermanfaat luas, berikut saya tuliskan notulensi diskusi semalam ya😀

***

Sekilas tentang Zego:
Untuk yang terkait CV, prestasi terbesarnya: diterima pertukaran pelajar di Nanyang Technological University (NTU). Selain itu, juga pernah juara 2 Mahasiswa Berprestasi tingkat fakultas, tahun 2015. Pernah mengikuti mentoring pembuatan CV di program Indonesia Mengglobal, dimentori oleh seorang mahasiswa Master MBA dari Spanyol untuk mempersiapkan S2.

CV or Curriculum Vitae berasal dari bahasa latin yang artinya “The Course of One’s Life”, isinya merupakan ringkasan perjalanan hidup seseorang. Biasanya isinya berupa riwayat pendidikan, kerja, skill, dll. Tujuannya macam2. Untuk nyari kerja, ikut lomba, lanjut kuliah, dll. CV juga sebenernya harus beda2 tergantung sama tujuannya.
Contoh simple nya, dalam membuat CV untuk kerja, mungkin isinya bisa lebih banyak ke skill atau pengalaman kerja. Kalau CV untuk lanjut kuliah, mungkin isinya bisa banyak di pengalaman riset.

CV in general:
1. CV should be concise ! CV itu isinya memang tentang sejarah hidup kita. Tapi bukan berarti kita bikin cerpen, atau nulis semua poin penting dalam hidup kita. Bayangin kalau kita staff HR yang kerjanya meriksa CV calon pekerja, dan itu ada 1000 application. Rata-rata HR ngeliat CV kita itu berapa lama sih? Cuman 1-2 menit loh !
Kalau kita bikin CV 5 lembar, itu malah akan membingungkan HR. Mereka akan menilai bahwa kita ga kompeten dalam menilai diri kita sendiri, karena kita gabisa memprioritaskan hal penting apa yang berhubungan tujuan CV kita.
Lalu biasanya berapa lembar sih CV? Biasanya maksimal 2 lembar, ada juga yang bilang 3 lembar masih boleh. Cuman amannya sih 2 lembar.
Tentu tergantung konteks lowongan/peraturannya juga ya. Kalau cuman dibolehin 1 lembar, ya 1 lembar aja.
misal dari 1000 application, aturannya 2 lembar, terus HR ngeliat ada yang 3 lembar atau lebih. Dia malah seneng, soalnya yang 3 lembar atau lebih itu bisa langsung disingkirin dan dianggap ga keterima

2. Apa saja yang harus dimasukkan di dalam CV?
Biasanya itu, CV terdiri dari : Personal details, Education –institutions, qualifications & dates (most recent first), Relevant work experience and history, Other information, References
Untuk personal details, ini harus dilihat juga kebutuhannya. Karena CV itu harus ringkas, jangan masukin personal detail yang ga perlu.
Ringkasannya:

(v) Name
(v) Address
(v) Tel. Number
(v) Email
(?) Nationality
(?) Date of birth
(?) Religion
(?) Photograph
(?) Work Permit
(x) Blood Type
(x) Parent’s Job
(x) State of health
(x) Insurance No.
(x) Place of birth
(x) Marital Status
(x) Height/Weight

Tanda (v) itu harus ada, tanda (x) itu nggak boleh ada, (?) maksudnya tergantung ke siapa dulu CV itu diajukan. Bisa boleh, bisa tidak.

Buat yang apply S2 atau kerja, ada loh negara atau perusahaan yang menganggap bahwa nyantumin Religion misalnya, itu dibilang rasis dan ga akan diterima. jadi yang tanda tanya itu perlu dikonfirmasi dulu lebih baik ke tujuan CV kalian. Tapi kalau mau gampang, gausah dicantumin. Kadang foto juga ga perlu loh. Karena ada yang menganggap bahwa harusnya memeriksa CV itu gaboleh menilai penampilan, takutnya dengan melihat foto itu, sedikit bisa mengubah cara pandang dan keputusan si pemeriksa CV. (Kecuali emang mau ngelamar kerja yang mensyaratkan harus ada foto dan tinggi badan/berat badan yaa. ex: Pramugari)

Untuk Education and Qualifications, itu isinya riwayat pendidikan. Mulai nya dari yang paling baru nih, jadi bukan dari TK/SD. Dan kadang, sebenarnya TK-SMP sebaiknya gausah dimasukin, karena hal itu ga memberikan informasi menarik juga. Kecuali kalau kita punya prestasi keren di tingkat itu.

Biasanya, format memasukkan riwayat pendidikan itu seperti ini:

Information System, Faculty of Computer Science, University of Indonesia – Jul 2011-present, Second winner most outstanding student of Faculty of Computer Science 2015 with GPA X out of 4.00

Jadi selain riwayat pendidikannya, bisa dikasih 1 kalimat tambahan yang meringkas prestasi kita di tingkat itu. Yang percaya diri sama IPK nya, boleh juga dimasukin disitu. Kalau ga percaya diri sama IPK kita? Tidak usah dimasukkan. Mungkin bisa dimasukkan yang lain seperti “Ketua Bem Periode sekian” atau “Penerima Hibah Riset blabla”.

Selanjutnya yang biasa ditampilin itu Work Experience / Pengalaman Kerja. Ini juga, jangan cuman ditampilin kerja dimana dan kapan, tapi harus juga dikasih tahu kelebihan kitanya.
Kelebihan yang ditampilin kayak apa? Coba jual skill atau dampak dari kehadiran kita di pekerjaan itu. Contoh :

April 2010 – June 2011 Sales Assistant (Internship)
– Delivered excellent customer service as demonstrated by my mystery shop result of 91% and by receiving ‘Sales Assistant of the Month’ award three times.

Intinya, yang wow itu bukan dilihat cuma dr posisinya, tapi juga besar dampaknya atau pencapaian yg kita peroleh apapun posisinya.

Interest & Activities, Organizational Experience, Skills, Achievements
Yang biasanya mahasiswa banyak isi itu Organizational Experience dan Achievements. Kalau memang bisa menambah nilai diri, ya gpp banyak disitu.
Semua format itu harus sama :

Apa info nya (ex: pengalaman organisasi : Ketua BEM 2015), kapan terjadinya (“ex: Jun-Des 2013, sama added value atau kelebihan kalian nya (ex: Memimpin 100 orang dan meraih 80% dari target program kerja dengan rata-rata feedback sangat memuaskan)

Kalau misal kalian nyebutin hal yang ga umum, kalian perlu jelasin dulu itu apa. Contoh saya dulu kepala departemen di FUKI, Fasilkom. Orang kan gatau ya FUKI itu apa. Jadi saya jelasin di bawahnya, Fuki itu organisasi keislaman yang mengurus event-event islam di Fakultas Ilmu Komputer

Tips-tips lain menyusun CV:
1. Ikutin format yang dikasih, kalau tidak, CV kita bisa langsung ngga diterima. (di Mapres dan PKM ini jelas banget harus ngikutin format)
2. Desain CV penting atau ngga? Tergantung desainnya. Kalo Zego sendiri, menyarankan gausah pake desain yang macem-macem. Kenapa? Soalnya kadang menuhin CV kita, CV kita itu harus padet dan berisi, jadi dibandingkan kita ngasih grafik yang tujuannya juga ga jelas, mending gausah. Oh iya, kadang boleh juga tapi kalau mau main di warna atau background, terutama untuk yang mau ngelamar sesuatu yang berhubungan dengan desain. Tapi hati-hati juga, ada juga perusahaan/institusi yang ga suka CV kita aneh-aneh
3. Konsisten, baik di bahasa ataupun format
4. kalo bisa pake istilah-istilah umum ya. Contoh yang ga umum -> Saya PO kepanitiaan X. PO (Project Officer) itu ga umum loh di luar UI. Jadi baiknya paka kata-kata seperti “Ketua”.
5. untuk yang mau masukkin skill (contoh: Bisa bahasa Inggris, atau ahli pemrograman HTML), itu bagusnya dikasih tahu tingkat keahlian kita (contoh : Beginner, or Expert) . Tapi siap-siap juga nanti ditanya atau disuruh membuktikan

Tanya Jawab:
1. CV yang khusus terkait kompetisi mapres
– yang pasti dinilai adalah prestasi, dan diukur dari peringkat (contoh juara 1 atau 2), tingkat prestasi (nasional/regional/lain-lain), kategori prestasi (Individu/Tim), keterkaitan prestasi dengan background keilmuan (Contoh : anak Ilmu komputer juara lomba web lebih tinggi poinnya dibanding anak ilmu komputer menang lomba nyanyi)
^ Untuk yang keterkaitan prestasi dengan background ilmu, itu baru ada tahun ini. Gatau tahun depan kayak gimana. Semua ini nanti jadi poin-poin yang dijumlahkan, dan menjadi salah satu penilaian mapres.
kalo tahun ini, kompetisi mapres hanya mewajibkan para calon mapres utk mendaftarkan 10 prestasinya. 10 prestasi ini bisa berupa prestasi akademis, prestasi dalam organisasi, riset, maupun prestasi dalam pengalaman kerja. Kurang tahu nanti untuk tahun depan bagaimana. Diperhatikan baik2 saja pokoknya nanti panduannya ya smile emoticon

2. Kalau misalnya rekam jejak kita bukan sebagai seseorang yang “waw” tadi seperti menjadi ketua dari organisasi atau kepanitiaan, apakah boleh/wajib/ malah tidak usah dimasukin CV ya?
– Kalau pengalaman kita ga “Waw”, coba lihat dari sudut pandang lain. Contoh nih, kita cuman jadi staff kepanitiaan X, tapi ternyata presentase keterima di kepanitiaan itu kecil banget, misal 1/100 orang pendaftar kita bisa diterima. Ya gpp dicantumin, tapi perlu dikasih tahu juga itu. Yang lebih penting lagi, mungkin pencapaian kita di situ sih. Jadi ga apa2 sebenarnya bukan ketua atau wakil ketua, tapi kita punya bukti bahwa kerja kita bagus. Contoh, saya jadi staff humas, dan saya bisa mengajak 1000 peserta ke acara saya, naik 70% dari tahun lalu. Itu kan juga sebenarnya Waw banget.

3. Kalau CV untuk melamar kerja itu ada kriteria berbeda gak baik secara layout, ataupun desain untuk satu posisi pekerjaan satu dengan lainnya?
– Secara umum, ga ada yang berbeda sih. Kecuali mungkin yang melamar menjadi designer, mungkin harus dipercantik CV nya (walau sebenarnya ngga harus juga). Yang beda sebenarnya malah isinya. Contoh: Kita mau melamar menjadi Web Developer di perusahaan A, sekaligus melamar menjadi staff Human Resource di perusahaan B (Biasa nya kan ngelamar kerja langsung ke beberapa tempat). Nah, ini perlu beda nih isinya. Yang pertama, banyakin nulis pengalaman kerja atau project yang berhubungan dengan membuat web. Yang kedua, mungkin bisa banyakin ke pengalaman memanage orang mungkin di organisasi, atau kepanitiaan

4. Kalau menang lomba tapi lombanya ga famous dan pesertanya dikit bgt dan yg ngadain LDF (tapi lomba itu ngakunya tingkat nasional), itu mending dimasukin ga?
– masukin aja , tapi sebaiknya fokus ke kelebihan di lomba itu.

5. mengenai “angka2″yg menunjukkan kerja kita waw. kadang kan ga ada “bukti”nya. itu gimana ya?
– Yang pasti di CV itu kita gaboleh banget bohong ya ! Soalnya sekali ketahuan itu bakal bahaya banget. Biasanya sih kalau proses cari kerja atau lomba atau S2, itu setelah keterima CV, kita ditanyain lagi tentang sekitar prestasi kita. Jadi kalau ternyata nanti ditanya “ini proses seleksi lomba pemrogramannya gimana”, ya harus jawab jujur. Dan kalau gitu, malah bisa menurunkan kepercayaan. Terkadang si pihak pemeriksa CV itu juga bakal nyari tahu loh kebenaran CV kita, entah itu googling atau minta bukti sertifikat ke kita. Contoh kita menang lomba X, kadang bahkan ada yang ngehubungin panitia lomba X itu

6. CV yang outstanding itu yang gimana?
simple : Yang bisa menunjukkan kelebihan diri dari orang lain, di bidang yang sesuai dengan tujuan CV kita. Jadi, untuk hal-hal yang menurut kita ga terlalu menunjukkan kelebihan kita, atau malah menurunkan nilai kita, itu jangan dimasukkin.
CV yang simple, padat, dan berisi, itu lebih berharga dibanding CV yang panjang tapi ga bener-bener jelas

7. Kenapa bisa jadi Outstanding?
– Saya ga outstanding kok, saya cuman orang yang keinginannya banyak, jadi terus-terusan merasa harus “berlari” untuk meraih itu

***

Nah, itu tadi notulensinya. Lumayan panjang, tapi kalo kata kak Zego: “semoga bisa bermanfaat :)”Aamiin..

Untuk yang mau mengikuti diskusinya secara lebih lengkap, silakan masuk ke http://www.cozora.com, Login, kemudian ke menu Ask Me Anything ya😀

Semoga bermanfaat🙂

Credit to Riza Herzego Nida Fathan dan COZORA.com

Dapatkan pengetahuan baru setiap harinya, di cozora.com
logo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s