Mengikuti kompetisi Mahasiswa Berprestasi tadinya sama sekali tidak pernah terlintas dalam pikiran saya. Pun tidak pernah ada dalam daftar 100 mimpi yang dibuat sesaat sebelum perkuliahan semester 1 dimulai. Pun tidak pernah ada juga dalam peta hidup yang pernah saya rancang.

“Jadi Mapres itu kayak jadi Toa, Suc. Saat kamu melakukan kebaikan, sekecil apapun, kebaikan itu akan lebih terdengar (karena efek Toa tadi). Dan, membahagiakan orang tua dengan melakukan sesuatu yang baik itu juga penting ‘kan?”

“Yang penting bukan soal jadi lebih baik dari orang lain, ci. Tapi untuk jadi lebih baik dari diri kita yang kemarin ..”

Sanking galaunya ikut-tidak ikut, saya bertanya ke sangat banyak orang. Soal ekspektasi terhadap seorang Mapres, kenapa Mapres, setelah menjadi Mapres apa, dan lain sebagainya.

Sampai akhirnya dengan dorongan yang cukup besar dari Ibu, saya mantap mencoba menerjunkan diri ke kompetisi tersebut.

Selesai malam penganugerahan yang menjadi akhir dari masa kompetisi Mahasiswa Berprestasi, saat itulah rasanya ada beban berton-ton muncul di pundak saya. What should I do with this title?

Benar, yang penting dari menjadi Mahasiswa Berprestasi sama sekali bukan title ini.
Tapi soal menjadi terus lebih baik dari diri kita yang lalu, bertransformasi terus untuk bisa memberikan kontribusi terbaik kita. Untuk terus berkarya dan berbagi. Untuk menjadi sebaik-baiknya manusia yang memberikan banyak manfaat bagi manusia lainnya. Untuk mensyiarkan kebaikan, sekecil apapun.

***

Berkesempatan untuk merancang sebuah materi pembelajaran untuk mengajak banyak orang untuk terus berprestasi adalah hal yang sangat saya syukuri. Bersama UIAC dan COZORA, kami ingin memberikan semangat kepada dunia, bahwa semua orang bisa menjadi mahasiswa berprestasi. Bahwa semua orang perlu untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik mereka untuk bangsa ini.

Melalui proses ini, saya belajar dari ke-9 Mahasiswa Berprestasi lainnya yang begitu menginspirasi. Mulai dari proses perancangan konten, menghubungi para pembicara, taking video, hingga proses editing kami upayakan dengan sebaik-baiknya.

Maka, inilah sedikit kontribusi yang (kami harap) bisa kami berikan pada dunia.

Mengutip jargon almamater saya, Insan Cendekia, setiap kali berjuang untuk menorehkan prestasi di berbagai bidang:

“Belajar itu ibadah, prestasi itu dakwah”

Menjadi Mahasiswa Berprestasi adalah mensyiarkan kebaikan.

Kelas Online ini sudah live ya di cozora.com! Klik di sini! Selamat berkunjung dan semoga bermanfaat ya🙂

LOGO UIAC Orange

One thought on “[Updated] UIAC X COZORA: Menjadi Mahasiswa Berprestasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s