Ragu (2)

Katanya, tidak mungkin ada kepercayaan tanpa keraguan. Kecuali padaNya yang memang tak mungkin diragukan.

Mungkin, ini namanya keraguan di detik-detik akhir.
Mempertanyakan apakah yang telah, sedang, dan akan dijalani benar adanya. Di jalan yang seharusnya.
Apakah yang telah tersampaikan.
Yang sedang diperjuangkan..
Dan yang akan direncanakan di masa depan..
Akan mengulumkan senyuman.

Beberapa hari lagi menuju sang tenggat waktu.
Tenggat waktu, yang setelahnya tak tahu lagi apakah masih akan selalu ada alasan untuk setiap pertemuan.
Tenggat waktu, yang setelahnya tak tahu lagi apakah masih akan selalu ada alasan untuk saling beriringan.

Tapi, kalau Suci percaya bahwa waktu selalu bisa diciptakan, boleh kan?

Selamat malam ragu!
Apakah, sudah semakin dekat untuk mengucapkan ‘selamat tinggal’?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s