“Harta yang paling menguntungkan adalah sabar. Teman yang paling akrab adalah amal. Ibadah yang paling indah adalah khusyuk. Bahasa yang paling manis adalah senyum.

Dan pengawal pribadi yang paling waspada adalah diam.”

– dapet dari website pribadinya bang Faldo

Saya mau belajar diam ah.
Diam yang bukan hanya berarti tidak peduli atau tidak mau tahu.
Tapi diam yang menyembunyikan. Diam yang bermakna. Diam yang berpikir. Diam yang produktif. Diam yang mengawasi.

Diam yang menunggu.

Diam, yang mendoakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s