Ibu

Ibu selalu bilang, kalau Suci itu punya kesempatan yang jauh lebih banyak dari ibu dulu.
Karena itu anak perempuannya jadi ingin beneran melihat dunia, bu.
Jadi suatu hari nanti, cerita kehidupan yang ada jadi lebih banyak lagi bukan?
Wawasannya akan semakin meluas bukan?
Se-“sederhana” itu..

Tapi anak perempuan ibu ini ternyata juga sama, bu.

Karena pada akhirnya ia yakin bahwa urusan “mengubah dunia” itu tidak hanya soal menjadi si manusia penyandang predikat “pe”.

Ternyata…

Lebih ingin menjadi seorang perpanjangan tangan yang berusaha memberikan semaksimal mungkin.
Dengan se-“sederhana” selesai dengan diri sendiri.
Lalu menjadi bukan yang di depan atau di belakang atau tengah, tapi di samping.

“Sederhana” dengan tanda kutip.
Sederhana yang sebenarnya tidak sederhana.

***

Mungkin karena sudah terlalu banyak mendengar cerita para pengubah dunia yang malah disayangkan tidak mampu menjadi pengubah lingkaran terkecil paling berharga yang ada di dekatnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s