Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan

“Aku suka hujan, tapi nggak suka basah”
“Aku juga suka hujan, tapi nggak suka kehujanan, kecuali kalau sengaja hujan-hujanan”

***

Saat saya sedang menjalani exchange di Malaysia tempo hari, tepatnya di bulan November, adik saya Fitri Hasanah Amhar ngirimin saya lagu ini (dalam versi file .amr):

Kondisinya saat itu saya memang sedang tidak seperti saya biasanya. Saat itu, dia dan saya sama-sama belum tahu ini lagu siapa, bahkan judulnya apa. Dia mengirimkan lagu itu karena maknanya bagus sekali. Dan cukup berhasil membuat saya bangun lagi saat itu.. Saya sudah mencoba mencari siapa yang menyanyikan lagu itu, googling beberapa penggalan liriknya, tapi tak juga ketemu.

***

Di pertengahan bulan Desember, saya membaca review dari Yunus Kuntawiaji dalam tumblr-nya mengenai sebuah novel berjudul Teman Imaji. Terbersit langsung dalam hati saya: “wah, hujan” dan.. “cover-nya lucu..”. Beberapa hari setelah review-nya mas Yunus, beliau juga via tumblr-nya meng-quote beberapa kalimat yang ada dalam novel tersebut. Dari kuotasi-kuotasi beliau lah akhirnya saya jadi super penasaran dengan si Teman Imaji ini.

Ada perspektif yang berbeda dalam setiap kutipannya.. Dan beberapa, saya sepikiran..

Jadilah saya mengeluarkan semua jurus kepo yang ada sampai akhirnya nemu Tumblr-nya kak Mutia Prawitasari–sang penulis. Dan akhirnya tahu beliau anak UI juga. Haha dunia sempit sekali.. Walhasil, PO deh novelnya sanking pengen banget bacanya.

Dan akhirnya, 20 Januari 2015 si paket sampai di depan pintu..

WP_20150121_004

Sebagian besar waktu yang saya gunakan untuk menikmati buku ini adalah di dalam kereta. Dan ya, dalam hujan. Sampai kemarin di dalam kereta menuju Serpong–tepatnya saat kereta sedang berhenti di stasiun Sudimara–saya menemukan sesuatu.. Di halaman 201, tertulis lirik lagu yang dikirimkan Fitri waktu itu… Finally, I got it! Tiba-tiba merasa bahagia sekali sekaligus bertanya-tanya apa maksudnya ini.. Hahaha.

Tidak itu saja kejutannya. Saat saya membaca daftar Di Balik Layar dari novel ini, saya menemukan sebuah nama yang sangat saya kenal: Teh Annisa Dwi Astuti (Teh Tuti), sang kakak petualang saya..

Hmm…

***

Pecah. 400 halaman Teman Imaji benar-benar saya nikmati. Tumpah ruah. Campur aduk. Bukan novel Islami, tapi sarat dengan nilai-nilai Islam. Menanamkan banyak pemahaman, namun tidak menggurui.

Pecah. Lagu hujan 12 bulan-nya, Putih di luar dan putih di dalam, jalan dan jembatan, teater kerikil, perpindahan, si kunang-kunang… Ah..

Saya tidak ingin memberikan sinopsis apapun. Siapapun harus merasakan sendiri setiap percakapan-percakapan sederhana tapi bermakna dalam novel ini…

Kisah ini adalah kisah cinta. Namun bukan cinta yang bermakna sempit seperti kebanyakan.
Cinta pada keluarga. Cinta pada mimpi. Cinta pada tujuan. Cinta pada sahabat dan teman-teman. Cinta yang luas. Bahkan juga tentang cinta pada-Nya…

***

Teman Imaji datang di waktu yang sangat tepat bagi saya.
Ya, saat saya sedang berkutat soal yang dua. memilih atau dipilih. pasti yang terbatas ketidakpastian. satu atau dua.

Dan akhirnya Teman Imaji sedikit banyak membantu saya menjawab banyak pertanyaan…

Bukan berjuang, tapi memperjuangkan. 
Bukan menemukan, tapi ditemukan.
Tak penting tepat waktu, yang penting waktunya tepat.

Sekaligus bikin saya pengen langsung lari aja ke rumah, melukin ayah, melukin ibu, melukin dua bocah itu..

Terima kasih, Teman Imaji🙂

***

Yang ingin menjadi semisterius Hujan, tapi Hujan tak sedang berkunjung hari ini..
Suci Fadhilah

Tepat hari ini, angkanya sudah genap 3..
Sudah tahu ‘kan ci apa yang harus dilakukan?🙂
Implementasi.

3 thoughts on “Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s