Tumpah

Gw pernah janji ke diri sendiri buat selalu berjuang untuk terus jadi lebih kuat. Untuk selalu bisa meminimalisasi perhatian-perhatian tehadap hal-hal sepele. Untuk bisa terus memaknai setiap kejadian dan mengambil pelajaran darinya. Untuk jadi lebih baik lagi, terus lebih baik. Untuk bisa tidak terlalu menaruh harapan dan kepercayaan yang berlebihan. Untuk bisa lebih banyak tersenyum. Untuk bisa lebih fokus. Untuk meletakkan prioritas sebagai sebenar-benarnya prioritas. Untuk berubah..

Ya, berubah..

Gw sok kuat? Iya.
Gw sulung, ego gw adalah biasa diandalkan.
Buat gw menyatakan butuh bukan perkara gampang.
Menyatakan keinginan pun begitu.
Pun membiarkan orang lain mendengar masalah-masalah gw.

Tapi pada akhirnya gw pun berjanji untuk lebih bisa berbagi..

Saat efek dari masih tidak bisanya gw menjadi lebih kuat dan menurunkan ego gw adalah masih untuk diri gw sendiri, gw bisa berdiri sendiri kemudian teriak: “CI, BANGUN!!”.
Tapi jika akhirnya orang lain harus merasakannya juga…

Gw tumpah. Tidak bisa tidak.

Mungkin benar, saat ini bahkan secara fisikpun gw cuma punya Allah, dan harus benar-bemar berubah…

2 thoughts on “Tumpah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s