Sabtu Bersama Bapak

image

Dua minggu ini saya menyibukkan diri untuk mencoret list-list. Belajar banyak lagi soal berencana dan be strict dengan rencana-rencana itu. Mencoba bijak atas perpisahan. Bersiap-siap soal meninggalkan dan mempersiapkan bekal. Sesekali dituntut melapangkan dada dan merenungi sistem-sistem yang harus segera dibuat lebih baik.
Kemarin, akhirnya saya mencoba menyelipkan buku ini untuk menemani waktu-waktu berdesakan di Kopaja. Ampuh juga untuk menghabiskan waktu dengan lebih berguna ketimbang duduk menunggu.
Walhasil, setelah sekian lama, akhirnya saya kembali dibuat nangis sama sebuah novel, (setelah sebelumnya menahan banjirnya di lobby kemensetneg, akhirnya tumpah juga barusan). Dibawa kembali menyelami labirin-labirin pikiran sendiri dan nggak sabar untuk bisa membuat diri ini jadi lebih baik lagi.
Buku ini highly recommended. Untuk memberi tahu kita bahwa ada pemikiran-pemikiran dan pemahaman yang penting namun kadang terlewat oleh kita. Akan pentingnya mempersiapkan banyak hal. Akan peran seorang ayah, akan betapa keluarga adalah sebuah harta yang sangat berharga.

Kita harus mempersiapkan semuanya dengan sebaik-baiknya…

One thought on “Sabtu Bersama Bapak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s