Gue sebel banget sama dia, pokoknya sebel, nggak mau bareng dia, nggak suka.”
-one to one 

 

Mereka nggak akan peduli, munafik semuanya. Gue nggak suka apapun yang ada embel-embel mereka. Sama semua, sepikiran.”
-one to many

 

“Ih, si X ‘kan begini orangnya, kalian jangan masukin dia ke tim, nggak usah, nggak usah.”
-many to one

and finally…

Kita tidak usah ajak mereka, mereka itu semuanya mau sendiri aja, nggak suka deh pokoknya sama cara mereka.”
-many to many

***

Apa sih rasanya memelihara kebencian? 
Bukannya sakit ya? 
Bukannya mengganjal? 
Memangnya tidak mungkin sama sekali berdamai? 

Satu kebencian kemudian akan menularkan kebencian itu ke sekitarnya
Kemudian, kebencian itu akan bergabung menjadi himpunan kebencian-kebencian
Lalu para kebencian itu memisahkan diri sesuai dengan kesamaan objek yang dibenci
Akhirnya, terbentuk komunitas-komunitas dengan kebencian yang sama

Saling membenci…

Saling berperang…

***

Maka mengapa terus membenci? 
Mengapa saling melukai?
Bukannya damai itu indah?
Bukannya damai itu bahagia?

***

Suci, sadar atau tidak, kamu sama dengan mereka. 
Kamu pun memiliki rasa kebencian
Kebencian terhadap kebencian…
Dan inilah faktanya

Karena manusia memang ditakdirkan berbeda…
Manusia memang dilahirkan dengan egoismenya

Maka Allah, lindungilah mereka…
Aamiin…

“…sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s