Cintakah kita dengan Indonesia?

Indonesia kaya akan budaya. Bangsa Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa. Dari Sabang hingga Maraoke, tentu banyak sekali budaya unik yang dapat kita temukan. Mungkin jika kita melakukan penjelajahan budaya dari Sabang hingga Maraoke, kita tak akan mampu merangkum dan mempelajari semuanya. Keberagaman yang kita miliki seharusnya menjadikan kita bangga menjadi bangsa Indonesia. Tak ada bangsa lain di dunia ini yang memiliki keberagaman budaya layaknya Indonesia.
Tapi, apa yang terjadi dengan pemilik budaya yang beragam itu sendiri? Kita sebagai bangsa Indonesia nampaknya sangat enggan untuk bersentuhan dengan kebudayaan yang sudah diwariskan oleh nenek moyang kita. Terutama para remaja yang seharusnya mewariskan budaya-budaya itu kepada generasi berikutnya. Seakan sesuatu yang sangat kuno untuk memasuki ekskul seni tari tradisional. Pakaian adat dianggap pakaian kuno dimana tidak ada lagi kebanggaan memakainya. Lagu daerah pun, sepertinya tidak ada sama sekali ketertarikan kita untuk mendengarkannya. Padahal warisan tersebut merupakan hal yang sangat berarti bagi kebesaran bagsa ini
Mari berkaca dengan negara lain, Jepang. Negara maju yang hanya sedikit lebih besar dari pulau Jawa ini dikenal sebagai negara yang memiliki tingkat kepedulian yang sengat tinggi terhadap budaya sendiri. Mereka bahkan sempat menolak mentah-mentah segala budaya barat yang berusaha masuk. Meskipun begitu, siapa yang bisa menyangkal pengaruh Jepang di dunia. Teknologi yang dimiliki Jepang tentunya tak ada lagi yang meragukan, bahkan Amerika sekali pun.
Lalu, apa gunanya kita menyerap budaya asing jika kita tak melakukan apa pun untuk bangsa ini? Apa gunanya kita mati-matian menyela Malaysia yang mengakui lagu daerah Indonesia yang selama ini tak perna kita perkenalkan kepada dunia? Adakah manfaatnya? Indonesia tetap begini bukan? Mungkin suatu saat Indonesia akan benar-benar seperti Amerika yang tak berbudaya, tapi tetap saja bukan apa-apa karena tak mampu menjadi negara sebesar mereka. Bagaimana bisa? Toh rakyatnya sendiri saja tak memikirkan masa depan bangsa sendiri?
Kenapa kita tidak ikut menyerap budaya asing yang baik seperti cara mereka memajukan IPTEK. Semangat mereka dalam berinovasi, kerja keras mereka dalam membangun negaranya hingga menjadi negara yang besar, kecintaan mereka terhadap negeri sendiri sepert Jepeng misalnya. Bukankah hal-hal yang seperti itu yang seharusnya kita contoh? Sepertinya kita masih perlu banyak berbenah diri demi kemajuan Indonesia tercinta.
Suci Fadhilah
3200017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s